Kejadian itu disampaikan oleh Adnan Limbong warga Brayan Medan Deli Kelurahan Tanjung Mulia ini,kepada wartawan, Senin (14/09/2026) di Medan.
Menurut Adnan Limbong, HP milik anaknya yang sedang menjalani perawatan dikamar 303 lantai sebagai pasien di RSU Muhammadiyah Medan hilang dari dalam kamar pasien.
"HP anak saya hilang di dalam kamar inap. Kami sudah menyampaikan kepada pihak rumah sakit dan meminta pertanggungjawaban manajemen, tapi sampai saat ini belum ada jawaban yang jelas," ujar Adnan Limbong.
Ia menyayangkan kejadian tersebut, mengingat ruang inap seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi pasien. Hilangnya barang milik pasien di dalam kamar dinilai mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dan keamanan internal rumah sakit.
"Seakan-akan RSU ini tidak memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien. Kami hanya minta kejelasan dan tanggung jawab dari pihak manajemen," tegasnya.
Sementara pihak manajemen RSU Muhammadiyah Sumatera Utara Medan belum memberikan keterangan resmi dan belum bisa memutuskan kesimpulan terkait hilangnya HP milik pasien tersebut. "sebut Abduh Meneger RSU Muhammadiyah Jalan Mandala By Pass Medan.
Keluarga berharap pihak rumah sakit dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut, dan bila perlu melakukan evaluasi sistem keamanan, serta memberikan ganti rugi atau kejelasan atas kejadian yang dialami pasien.(A.Lim/red).
