Anggota DPRD Medan Wong Chun Sen Hadiri Peresmia Pemancangan Pembangunan Kolumbariun Taman Abadi Maitre

Editor: Admin author photo


Medan(Media Polmas Poldasu)

Ketua Permabudhi Sumatera Utara, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B bersama pengurus menghadiri acara peresmian Pemancangan pembangunan Kolumbarium (rumah abu) Taman Abadi Maitreya yang berlokasi di Desa Bintang Meriah Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, Minggu (10/12).

Ditempat yang sedang dalam proses pembangunan tersebut, ratusan umat Budha Maitreya dari kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Karo berkumpul untuk mengikuti acara ritual prosesi Pemancangan tiang pertama Pembangunan Kolumbarium ( Rumah Abu) Taman Abadi Maitreya tersebut 

Wong Chun Sen Tarigan pada kesempatan itu mengatakan sangat mengapresiasi terlaksananya peresmian pemancangan tiang pertama pembangunan Kolumbarium (Rumah Abu) di tempat itu. Sehingga kedepan, keluarga umat Budha yang ingin menyimpan abu keluarga mereka yang telah meninggal dunia dapat ditempatkan ditempat itu. Sekretaris Komisi 2 DPRD Kota Medan ini juga menjelaskan, ditempat itu nantinya juga akan dijadikan tempat wisata religius dengan konsep modern. Sehingga siapapun yang datang ke lokasi itu akan menikmati suasana sejuk dan tenang dengan alunan musik rohani. 

Wong pun berterima kasih kepada pihak panitia yang telah berupaya maksimal mengumpulkan dana dari para donatur sehingga proses pemancangan tiang pertama Kolumbarium Taman Abadi Maitreya di Kabupaten Deli Serdang terlaksana dengan baik. 

“Semoga proses pembangunannya nanti dapat cepat selesai, apalagi kita ketahui lokasi ini memiliki luas 18 hektar. Selain tempat Kolumbarium juga sangat pantas dijadikan sebagai lokasi wisata religi dan taman rohani terkhusus bagi umat Buddha,”kata Wong.

Wong pun sangat berterimakasih kepada semua pihak termasuk Mapanbumi beserta seluruh donatur yang telah membantu proses pembangunan rumah abu di kabupaten Deli Serdang tersebut.

Sebelum memulai acara peresmian Pemancangan tiang pertama Kolumbarium Taman Abadi Maitreya, terlebih dahulu dilaksanakan acara ritual dan doa menurut kepercayaan umat Budha sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur agar pemancangan dan pembangunan Kolumbarium dapat berjalan lancar sesuai harapan.

Sebelumnya, ketua panitia acara, Kao Sun Hock menyampaikan ribuan ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Dia juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah banyak mendukung dan membantu baik materil dan moril sehingga pelaksanaan Pemancangan pembangunan tiang pertama Kolumbarium Taman Abadi Maitreya dapat terlaksana dengan baik dan lancar. 

Disebutkan lagi tujuan pembangunan kolumbarium ini sebagai tempat penyimpanan abu umat Budha Maitreya ketika suatu saat meninggal dunia. “Salam dunia satu keluarga, hari ini kita menjadi saksi pembangunan Pemancangan Tiang pertama pembangunan kolumbarium yang penuh kemuliaan bagi para leluhur,”terangnya.

Ketua Wilayah IV Mapanbumi, Maha Pdt. Anna Monita, S.Pd.B pada sambutannya menjelaskan tujuan dari pemancangan tiang pertama pembangunan kolumbarium menandakan pembangunan akan segera dimulai. Disebut lagi, Mapanbumi sudah mendirikan 33 rumah ibadah di 33 kabupaten kota di provinsi Sumatera Utara. Selain itu untuk pendidikan juta sudah membangun sekolah umat Budha Maitreya baik formal dan non formal.

Anna Monita mengatakan, Mapanbumi melalui Taman Abadi Maitreya merasa perlu kiranya membangun Kolumbarium (rumah abu) dengan konsep alam yang sehat dan sirkulasi udara yang ASRI dan memadai. 

” Ditempat ini nantinya juga akan diisi audio musik yang modernisasi sehingga setiap yang datang ketempat ini merasakan suasana yang indah."ujarnya.(cp)

Share:
Komentar

Berita Terkini