Medan ( Media Polmas )- Musibah banjir yang melanda Kota Medan pada Kamis (26/11/2025) meninggalkan dampak berat, termasuk bagi para jurnalis yang setiap hari turun ke lapangan untuk menyampaikan informasi kepada publik. Tidak sedikit wartawan yang turut menjadi korban, termasuk para jurnalis yang bertugas di Unit (Pos) DPRD Medan.Di tengah situasi sulit itu, solidaritas antar sesama insan pers kembali menggeliat. Ketua Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan, Said Ilham Asegaf, menunjukkan aksi nyata dengan menggerakkan pengurus untuk menyalurkan bantuan sembako Tahap I kepada 15 wartawan terdampak banjir, Senin (1/12/2025).
bantuan dilakukan di Press Room Lantai LG Gedung DPRD Medan, tempat para jurnalis biasanya bekerja mengumpulkan dan mengolah informasi. Meski diwarnai kisah duka akibat banjir, suasana penyerahan berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan mencerminkan solidaritas sejati keluarga besar pers.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut:
Irwan Manalu – Sekretaris Amsari – Bendahara
Pangihutan Sirumapea – Penasehat,Susilo – PenasehatKehadiran para pengurus ini memperkuat semangat kebersamaan untuk menopang rekan-rekan yang sedang mengalami kesulitan.
2. Bantuan Sebagai Wujud Kepedulian, Bukan Seremonial
Dalam sambutannya, Said Ilham Asegaf menegaskan bahwa bantuan ini tidak dimaksudkan sebagai kegiatan formalitas, melainkan bentuk empati dan tanggung jawab moral kepada saudara seprofesi.
“Ini bentuk kepedulian kita kepada rekan-rekan media, khususnya yang bertugas di Unit DPRD Medan,” ujar Said.Sebagai salah satu kontributor Inews TV, Said memahami betul bagaimana risiko liputan lapangan dapat menempatkan wartawan dalam situasi berbahaya, termasuk dalam bencana banjir.
Said juga mengungkapkan bahwa salah seorang wartawan pos DPRD Medan sempat hanyut terseret arus banjir. Beruntung, jurnalis tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat meski mengalami trauma.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa para wartawan tidak hanya menyampaikan kabar kepada masyarakat, tetapi juga berada di garis depan bencana, menghadapi risiko serupa dengan warga lainnya.4. Tahap I: Awal dari Bantuan Berkelanjutan
Penyaluran sembako ini merupakan Tahap I, dan Said menegaskan bahwa pihaknya masih memetakan kebutuhan lanjutan para wartawan yang terdampak banjir.
Koordinator bersama pengurus akan terus melakukan pendataan, berkomunikasi dengan jejaring kemitraan, dan menyiapkan bantuan berikutnya sebagai bentuk komitmen terhadap kebersamaan insan pers.
Untuk SAID ILHAM & WARTAWAN POS DPRD MEDAN1. “Di tengah arus banjir, solidaritas jurnalis tetap mengalir lebih deras.”
2. “Pemimpin sejati bukan hanya hadir, tetapi menguatkan ketika rekan-rekannya rapuh.”
3. “Bantuan mungkin sederhana, tetapi ketulusan adalah kekuatan yang menyembuhkan.”
4. “Ketika banjir merendam kota, kepedulian merangkul hati para jurnalis.”
5. “Said Ilham adalah bukti bahwa pers bukan hanya profesi, tetapi keluarga.”
6. “Satu tangan yang menolong lebih berharga dari seribu kata yang hanya simpati.”
7. “Di balik kamera dan pena, ada jiwa-jiwa yang saling menguatkan dalam badai.”(Wp)