Acara perdamaian sekaligus minta maaf digelar Senin (01/06/2026) di kantor Kepala Desa Juma Teguh dihadiri langsung Kepala Desa Juma Teguh Dame Nababan ,Kepala Desa Sosor Lottung Japriadi Simare mare,perwakilan Marga Padang diantaranya Jamal Padang,Rahip Padang ,Soleh Padang ,Ricky Padang,Rony Padang dan Kadirun Padang ( Pimpinan Umum ) Media Polmas Groub .
Kepala Desa Juma Teguh dalam sambutannya terimakasih kepada keluarga Marga Padang selaku sukut nitalun Juma Teguh ,yang hadir dan telah memberi ruang minta maaf kepada pemilik akun FB Miok Raja Gukguk atau Miok Suwanto Raja Gukguk."dimana telah mengakui kesalahannya ,yaitu membuat status di Media Sosial ,menyinggung perasaan warga keluarga marga PADANG sehingga mengundang resah ,dan juga menyinggung tentang perihal kegiatan Kepala Desa Juma Teguh."ujar Dame Nababan
"Sebagai pemerintah Desa Juma Teguh ,saya berkewajiban untuk mendamaikan warga saya didalam permasalahan yang timbul apalagi di minta oleh warga sendiri untuk memfasilitasinya."untuk itu harapan saya selaku Pemerintah Desa Juma Teguh ,mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan HP dan bermedia sosial.
"Kejadian yang dilakukan oleh Miok Raja Gukguk ini, adalah pelajaran bagi kita agar tidak mengulangi kembali membuat status di media sosial mengandung sara,merendahkan orang,atau menyinggung perasaan orang lain atau berita hoax dan fitnah sebab bisa merugikan diri sendiri"sebut Bu ,Kepdes.
Sementara Kepala Desa Sosor Lottung dalam acara perdamaian keluarga marga Padang dan Pemilik akun FB Miok Raja Gukguk ,Mengucapakan terimakasih kepada keluarga Marga Padang ,yang telah memaafkan saudara kami Miok Raja Gukguk yang kebetulan adalah warga saya di Desa Sosor Lottung Dusun I ."yaitu telah membuat pernyataan perdamaian tertulis dan pernyataan mohon maaf secara lisan dihadapan para tokoh dan keluarga marga Padang dihadapan Kepala Desa Juma Teguh." sebut Jupriadi Simare mare.
Mudah mudahan dengan adanya acara perdamaian ini ,hubungan silaturahim dan kekeluargaan kita di daerah ini tetap terjalin dan terjaga dengan baik agar daerah kita aman tertib hingga tujuan kita dapat tercapai dengan baik.dan kalau hal hal yang kurang berkenan dan mari sama sama kita diskusikan dengan baik,jangan dituangkan dalam media sosial, sebab status yang kita fosting di medsos menjadi konsumsi Publik dan bisa merugikan diri kita sendiri "ungkap Jupriadi Simare mare mengajak.
Marga Padang Ucapakan terimakasih
Keluarga marga PADANG mengucapakan terimakasih kepada pemerintah Juma Teguh ,dimana telah memfasilitasi tempat dan acara perdamaian dan minta maaf Miok S Raja Gukguk kepada keluarga Marga PADANG bertempat di kantor desa Juma Teguh dan dihadiri Kepala Desa langsung yaitu ibu Dame Nababan dan Kepdes Sosor Lottung " ucap Kadirun Padang.
"Bahwa perihal status Miok S Raja Gukguk di media sosial, sekitar tanggal 16 Mei 2026,memang melukai hati dan perasaan marga PADANG ,apalagi khususnya keluarga yang tinggal di Juma Teguh/Kaban Julu sekitarnya."namun sebab karena adanya niat baik dari pemilik akun FB Miok Raja Gukguk ,untuk memohon maaf secara kekeluargaan dan adat dihadapan keluarga marga Padang dan disaksikan serta difasilitasi Kepala Desa."tentu kami pun sama sama memaafkan dengan catatan ketentuan yang sudah kita sepakati,diantaranya satu tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi"Sebut Kadirun Padang ,dalam sambutannya.
Maka harapan kami marga PADANG selaku pemangku adat di Kecamatan Siempat Nempu ,kedepan agar selalu tetap saling harga menghargai dan mengingat pesan pesan orang tua kita atau pendahulu kita sebab kita di NKRI ini ada berlaku dan diakui juga hukum adat"sebab dalam istilah Pakpak."Mertampuk Bulung Merbenna Sangkalan,Mersidasa Ugasen." Jelas Kadirun Padang.(Red)

